Fenomena Perilaku Konsumtif Mahasiswi Unnes Dalam Pembelian Produk Skincare Dan Kosmetik
Keywords:
perilaku konsumtif, mahahasiswi, skincare, kosmetik, konsumsi simbolik.Abstract
Dalam era modern saat ini, fenomena perilaku konsumtif dikalangan mahasiswi semakin meningkat, terutama dalam pembelian produk skincare dan kosmetik. Mahasiswi tidak hanya membeli produk kecantikan karena kebutuhan fungsional, tetapi juga karena adanya dorongan sosial, tren dan simbol status. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena perilaku konsumtif di kalangan mahasiswi Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam pembelian produk skincare dan kosmetik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, penyebaran angket, wawancara terhadap 12 informan yang telah berhasil dijaring oleh penulis setelah menyebarkan informasi terkait penelitian ini melalui angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumtif mahasiswi dipicu oleh beberapa faktor utama, yaitu pengaruh iklan dan influencer, diskon dan paket bundling, keviralan produk, serta pengaruh dari teman sebaya. Teori konsumsi simbolik dari Jean Baudrillard digunakan untuk memahami bahwa konsumsi dilakukan tidak semata karena kebutuhan, melainkan sebagai bentuk representasi sosial. Mahasiswi cenderung mengonsumsi produk kecantikan untuk mendapatkan pengakuan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi refleksi bagi mahasiswi agar lebih bijak dan kritis dalam melakukan konsumsi serta memahami dampak psikologis dan finansial dari perilaku konsumtif.